Chelsea vs Ajax, Laga Pembuktian Berakhir Seri

  • by
Chelsea vs Ajax

Melihat keseruan laga Chelsea vs Ajax Amsterdam di leg pertama, Sepertinya hal itu akan kembali tersaji pada leg kedua, Apalagi kedua tim ini berebut poin tertinggi untuk dapat melaju ke babak selanjutnya Liga Champions musim 2019/2020. Kedua tim sudah mengoleksi kemenangan dan membuktikan bahwa skuad yang diturunkan sebelumnya sangat maksimal dan berkualitas.

 

Kekuatan Sama, Pemain Hebat Sudah Terbukti

Ada alasan mengapa banyak berita bola banyak menjabarkan bahwa kedua tim akan jor-joran mengejar poin dan mencetak banyak gol. Pertama dilihat dari laga terakhir yang dilakoni The Blues maupun Ajax yang berakhir kemenangan penuh. Tim asuhan Frank Lampard menghancurkan Watford 2-1 pada pekan lalu, sedangkan Ajax memenangkan laga kontra PEc Zwolle.

Menyoal strategi permainan, Kedua tim memiliki formasi yang sama dan biasanya mampu membawa keberuntungan yaitu 4-2-3-1. Anak asuh Ten Hag akan memaksimalkan lini belakang yaitu Mazraouni, Tagliafico, Veltman dan Blind dengan satu penyerang Tadic. Sedangkan lini belakang Chelsea akan diisi pemain sekelas Tomori, Azpilicueta, Alonso, dan Zouma dengan Abraham sebagai starter.

Beralih pada head to head permainan, Berdasarkan informasi dari sejumlah berita pada empat laga terakhir kedua tim, Baik Ajax maupun Chelsea memenangkan seluruhnya dengan poin sempurna. Tentunya ini akan menjadi bekal semangat untuk mampu memenangkan laga yang akan digelar di Stamford Bridge markas The Blues.

Laga Seri Penuh Drama Menegangkan

Sesuai prediksi sejumlah pihak yang dikutip berbagai berita bola  Eropa, pertandingan leg kedua Chelsea kontra Ajax Amsterdam berakhir seri dengan berbagi empat gol. Hal ini membuat tiga tim grup H babak penyisihan grup Liga Champions musim 2019/2020 yaitu Ajax, Chelsea dan Valencia akan meningkatkan kekuatan di laga berikutnya untuk mendapat satu tiket ke babak berikutnya.

Babak pertama penuh drama menyebalkan dari Chelsea dimana dua gol bunuh diri dari Tammy Abraham dan sang kiper Kepa yang seharusnya tak terjadi malah membuat Ajax unggul 3-1. Di babak kedua, Chelsea sebenarnya bisa menang dengan skor 5-4, namun gol terakhir Azpilicueta dianulir wasit karena handball yang dilakukan Abraham sebelumnya.

Disisi Ajax, Kondisi menyedihkan harus dialami karena dua pemainnya harus diusir wakit akibat melakukan tindakan terlarang. Blind kedapatan melakukan tekel pada pemain The Blues Abraham, Sedangkan Veltman melakukan handball di area terlarang. Beruntung kondisi tersebut tak membuat Ajax menyerah dan berhasil menyudahi laga dengan hasil seri tersebut.

Perjuangan Ajax dan Chelsea masih harus berlanjut di babak penyisihan grup H Liga Champions musim ini. Dengan kekuatan yang boleh dibilang sama, Kedua tim harus menghasilkan skor seri pada leg kedua. Menurut mengamat yang diungkap pada sejumlah berita bola Eropa jika ingin mendapatkan satu tiket ke babak 32 besar masing-masing harus mampu menang mutlak dari Valencia dan Lille.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *